Jumat, 12 Juli 2013





 




Hepatitis B

Hepatitis B merupakan infeksi hati yang lebih parah dibanding hepatitis A. Virus hepatitis B menyebabkan infeksi menahun pada sekitar 300 juta orang diseluruh dunia. (Hampir 5% dari seluruh populasi penduduk dunia. )

Penularan Hepatitis B

Melalui darah

Virus hepatitis B ditemukan terutama dalam darah, dan ditularkan melalui darah yang tercemar. Tidak seperti hepatitis A, virus hepatitis B tidak ditemukan dalam air seni, keringat, atau kotoran, meskipun virus ini terdapat dalam cairan tubuh lain seperti air mani dan air liur. Pada umumnya virus hepatitis B menular melalui transfusi darah yang terkontaminasi.

Melalui jarum suntik

Virus tersebut juga disebarkan melalui jarum suntik yang terkontaminasi dengan darah. Orang-oranng yang beresiko adalah :

·         Petugas medis (Mungkin tanpa sengaja tertusuk jarum suntik)
·         Pengguna narkoba yang memakai jarum suntik bersama-sama
·         Pengguna akupuntur
·         Pengguna jarum tato

Melalui hubungan seksual 

Hubungan seksual dapat menularkan hepatitis B melalui air liur ( saat berciuman/french kiss ), air mani, dan darah (Hubungan seksual   kadang menyebabkan lecet yang akan mengeluarkan darah pada bagian kelamin, hal ini dapat menjadi jalan masuk bagi virus hepatitis B jika tidak menggunakan kondom ).
Orang yang beresiko :
·         Orang heteroseksual yang memilliki banyak partner sex
·         Lelaki homoseksual

Melalui kelahiran

Virus dapat ditularkan dari ibu ke bayi pada saat atau sekitar waktu kelahiran.

Penularan hepatitis B Kronik 

Diagnosis dari infeksi kronik terjadi ketika virus telah terdeteksi dalam darah beberapa kali selama jangka waktu 6 bulan. Sebagian besar orang yang menderita hepatits B kronik merupakan pembawa virus yang terlihat sehat dan tidak menampakan gejala serius.

Pencegahan Hepatitis B
Tidak memakai jarum suntik, jarum tato, sikat gigi, atau pisau cukur secara bersama-sama.

Diagnosis Bepatitis B 
Karena gejala-gejalanya hanya sedikit, kebanyakan orang tidak menyadari dirinya telah terinfeksi hepatitis B. Hanya sekitar seperempatnya akan menunjukan gejala yang sama dengan penderita hepatitis A (kehilangan nafsu makan, kelelahan, demam ringan, atau sakit kuning.) dan bahkan sejumlah kecil akan menjadi hepatitis B akut.  Penularan mungkin hanya dapat dideteksi pada waktu pemeriksaan darah yang menunjukan fungsi hati yang tidak normal, atau ketika dilakukan pemeriksan khusus untuk virus ini.

Vaksinasi Terhadap Hepatitis B
Ada vaksin hepatitis B yang aman dan efektif. Vaksinasi interferon dibutuhkan untuk penderita hepatitis B kronik. Penderita hepatitis B biasanya diberikan 5-10 juta unit interferon 3 kalli seminggu.  interferon juga digunakan untuk penderita hepatitis C.  
Orang yang membutuhkan vaksinasi hepatitis B :
·         Orang yang tinggal atau memiliki hubungan seksual dengan penderita hepatitis B kronik
·         Petugas medis
·         Pekerja sex komersial
·         Lelaki homoseksual dengan banyak partner sex
·         Orang yang kerap memerlukan transfusi darah atau produk darah  


Pengobatan Hepatitis B

Pengobatannya mirip dengan hepatitis A
·         Diet rendah lemak
·         Cukup istirahat
·         Penuhi kebutuhan gizi
·         Tidak mengkonsumsi alkohol
Bila gejalanya ringan anda dapat dirawat dirumah, namun bila sebaliknya apalagi jika sampai timbul penyakit kuning maka anda harus mendapatkan perawatan dirumah sakit atau penanganan yang intensif.

Baca juga :


- Copyright © True Borneo - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -