Minggu, 04 Agustus 2013






Sarapan adalah sumber energi terpenting bagi kita supaya dapat bekerja optimal sepanjang hari. Tak terkecuali bagi diabetesi (pengidap diabetes) Makan pagi dengan menu sehat akan membuat kadar gula darah terkontrol, dan diabetesi tetap memiliki kualitas hidup yang baik.

Banyak diabetasi cenderung melewatkan sarapan, dengan harapan dapat mencegah kadar gula darah naik. Anggapan ini salah. Menuruut ahli gizi, jika kita tidak sarapan, setelah sekitar 8-10 jam perut kosong saat  kita tidur, gula darah akan turun sampai titik rendah. Jika dibiarkan sampai siang, tubuh akan kelaparan. Di siang maupun malam hari bisa makan secara berlebihan. Bisa dibayangkan bila ini terjadi, kadar gula darah otomatis melambung tinggi dan bagi diabetesi, hal ini bisa jadi masalah besar.
Selain itu, jika kita tidak sarapan, tubuh akan menggunakan cadangan glukosa dalam bentuk glikogen. Hal ini bisa berbahaya bagi diabetesi yang telah mengkonsumsi obat penurun gula darah sebelum tidur. Dengan kondisi ini, gula darah akan melorot turun dan bisa terjadi hipoglikemia. Jika dibiarkan dapat menyebabkan kondisi seperti berkunang-kunang, pingsan, koma, hingga kematian. Itu sebabnya sarapan penting bagi diabetesi.
Bagi diabetesei yang mengalami kadar gula darah tinggi disaat bangun tidur (fenomena dawn) pun, sarapan tetap direkomendasikan, dengan catatan lebih memilih diet tinggi protein ketimbang tinggi kalori atau tinggi karbohidrat. Ketika kadar gula darah sudah menurun, saat makan siang bisa kembali mengkonsumsi karbohidrat, terutama karbohidrat kompleks.
Sarapan Yang Sehat
Apa yang boleh dikonsumsi diabetesi? Menu sarapan yang mengandung protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks seperti gandum utuh. Konsumsi buah segar tak akan menaikan gula darah dengan cepat seperti saat kita mengkonsumsi jus. Dipasaran banyak tersedia produk makanan dengan formula yang mampu melepaskan karbohidrat secara perlahan, sehingga menghasilkan respon glukosa yang baik dan dapat mengendalikan kadar gula darah. Biasanya tersedia dalam bentuk susu formula. Sangat dianjurkan bagi diabetesi.
Selain gula darah, kadar lemak darah juga harus diperhatikan diabetesi. Karena itulah produk makanan yang mengandung lemak baik seperti MUFFA (Mono Unsaturated Fatty Acids) akan mendukung terkendalinya kadar lemak darah, serta menjaga kesehatan jantung. Sementara kandungan FOS (Fructo Oligosaccharine) yang merupakan prebiotik juga akan memelihara bakteri baik didalam usus sehingga menyehatkan pencernaan.
Kandungan krommiumnya juga membantu mengontrol gula darah. Sementara vitamin C dan E yang bersifat antioksidan di dalamnya dapat menangkal kerusakan sel dari serangan radikal bebas.

Sumber :
Majalah Sehat Tahun XII No. 7 / 13-MEI-2011    

 

- Copyright © True Borneo - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -