Penderita Diabetes Penting Untuk Sarapan
Sarapan adalah sumber energi terpenting bagi kita supaya
dapat bekerja optimal sepanjang hari. Tak terkecuali bagi diabetesi (pengidap
diabetes) Makan pagi dengan menu sehat akan membuat kadar gula darah terkontrol,
dan diabetesi tetap memiliki kualitas hidup yang baik.
Banyak diabetasi cenderung melewatkan sarapan, dengan
harapan dapat mencegah kadar gula darah naik. Anggapan ini salah. Menuruut ahli
gizi, jika kita tidak sarapan, setelah sekitar 8-10 jam perut kosong saat kita tidur, gula darah akan turun sampai
titik rendah. Jika dibiarkan sampai siang, tubuh akan kelaparan. Di siang
maupun malam hari bisa makan secara berlebihan. Bisa dibayangkan bila ini
terjadi, kadar gula darah otomatis melambung tinggi dan bagi diabetesi, hal ini
bisa jadi masalah besar.
Selain itu, jika kita tidak sarapan, tubuh akan menggunakan
cadangan glukosa dalam bentuk glikogen. Hal ini bisa berbahaya bagi diabetesi
yang telah mengkonsumsi obat penurun gula darah sebelum tidur. Dengan kondisi
ini, gula darah akan melorot turun dan bisa terjadi hipoglikemia. Jika
dibiarkan dapat menyebabkan kondisi seperti berkunang-kunang, pingsan, koma,
hingga kematian. Itu sebabnya sarapan penting bagi diabetesi.
Bagi diabetesei yang mengalami kadar gula darah tinggi
disaat bangun tidur (fenomena dawn)
pun, sarapan tetap direkomendasikan, dengan catatan lebih memilih diet tinggi
protein ketimbang tinggi kalori atau tinggi karbohidrat. Ketika kadar gula
darah sudah menurun, saat makan siang bisa kembali mengkonsumsi karbohidrat,
terutama karbohidrat kompleks.
Sarapan Yang Sehat
Apa yang boleh dikonsumsi diabetesi? Menu sarapan yang
mengandung protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks seperti gandum utuh.
Konsumsi buah segar tak akan menaikan gula darah dengan cepat seperti saat kita
mengkonsumsi jus. Dipasaran banyak tersedia produk makanan dengan formula yang
mampu melepaskan karbohidrat secara perlahan, sehingga menghasilkan respon
glukosa yang baik dan dapat mengendalikan kadar gula darah. Biasanya tersedia
dalam bentuk susu formula. Sangat dianjurkan bagi diabetesi.
Selain gula darah, kadar lemak darah juga harus diperhatikan
diabetesi. Karena itulah produk makanan yang mengandung lemak baik seperti
MUFFA (Mono Unsaturated Fatty Acids) akan
mendukung terkendalinya kadar lemak darah, serta menjaga kesehatan jantung.
Sementara kandungan FOS (Fructo
Oligosaccharine) yang merupakan prebiotik juga akan memelihara bakteri baik
didalam usus sehingga menyehatkan pencernaan.
Kandungan krommiumnya juga membantu mengontrol gula darah.
Sementara vitamin C dan E yang bersifat antioksidan di dalamnya dapat menangkal
kerusakan sel dari serangan radikal bebas.
Sumber :
Majalah Sehat Tahun XII No. 7 / 13-MEI-2011
Tag :
Kesehatan,
Kerusakan Hati
Kerusakan Hati
Selain hepatitis kerusakan hati juga dapat mengalami sirosis
dan hati berlemak yang akan dibahas dalam ulasan berikut ini :
Hati Berlemak
Lemak
/Lipids berada dalam tubuh sebagai kolesterol, trigliserin, atau asam lemak.
Hati memproses lemak sehingga dapat digunakan oleh tubuh. Maka penyakit hati
dapat mengarah pada jumlah lemak yang tidak normal yang terakumulasi dalam
hati, dan menimbullkan masalah. Hati berlemak disebut juga steatosis atau
steatohepatitis.
Penyebab Hati
berlemak
§
Konsumsi alkohol
§
Pengobatan kortikosteroid (Obat anti peradangan
untuk pengobatan atritis dan penyakit lain)
§
Diabetes
§
Kegemukan (obesitas)
Diagnosis Hati
Berlemak
§
Biopsi Hati (Sepotong kecil sayatan hati yang
diperiksa dibawah mikroskop, dapat mengidentifikasi jumlah lemak yanng tidak
normal danperadangan yang diakibatkannya)
§
Ultra sound ( Melihat lemak hati yang
berlebihan, pemeriksaan dimana gambar organ tubuh dapat dilihat melalui
gelombang suara)
§
CT scan (Hasil sinar –X melalui komputer khusus)
§
Penderita biasanya merasa kurang nyaman pada
bagian atas perut
Penanggulangan dan
Pencegahan
Hati berlemak sebenarnya tidaklah
berbahaya dan biasanya tidak memerlukan perawatan kecuali menghindarinya.
§
Tidak mengkonsumsi alkohol
§
Diet lemak
§
Dapatkan berat badan ideal
Sirosis
Sirosis merupakan bentuk luka hati yang lebih parah
dibanding hepatitis atau hati berlemak. Sirosis meninggalkan parut dan hati
kehilangan banyak sel normalnya. Kerusakan yang ditimbulkan biasanya tidak
dapat pulih. Bila sirosi tersebut parah, sebagian besar struktur hati yang
normal mengalami perubahan bentuk atau menjadi hancur. Hal ini dapat
menimbulkan masalah penting, termaksud pendarahan usus, pembekuan darah yang
tidak normal, menumpuknya cairan yang berlebihan dalam perut dan kaki serta kekacauan
fikiran karena hati tidak dapat lagi menyaring racun.
Penyebab Sirosis
§
Konsumsi alkohol berelbihan
§
Virus hepatitis kronik
§
Pemakaian obat-obatan tertentu dalam dosis
tinggi yang terus menerus
§
Menumpuknya zat besi yang tidak normal dalam sel
hati (Hemokromatosis)
Namun kadang penyebab sirosis tidak ditemukan meskipun telah
dilakukan berbagai pemeriksaan . dalam hal ini sirosis disebut kriptogenik,
yang berarti tak seorangpun tahu penyebabnya. Salam banyak hal, sirosis tidak
dapat disembuhkan , tetapi penderita dapat hidup bertahun-tahun tanpa
komplikasi yang jelas. Gejala-gejalanya mungkin terkendali melalui diet dan
obat.
Baca Juga :
Tag :
Kesehatan,
Cara Kerja Hati
Cara Kerja Hati
Hati
terletak dibagian kanan atas dari daerah abdomen, persis disamping lambung dan
dibagian bawah paru-paru kanan. Hati adalah kelenjar terbesar di tubuh, dengan
berat 1500 gram dan dibungkus oleh selaput tipis yang disebut kapsul glison.
Saluran empedu (bile ducts ) adalah pembuluh-pembuluh yang menghubungkannya
dengan usus, pada saluran ini menempel kandung empedu sebagai tempat
penyimpanan sementara getah pencernaan yang dibuat oleh hati. Saluran empedu
dari hati tersambung dengan pembuluh dari pankreas dan keduanya bermuara di usus dua belas jari. Bilamana manusia
makan, getah pencernaan mengalir dari kandung empedu dan pankreas membantu
mencerna makanan yang telah dimakan, mengubahnya menjadi kepingan-kepingan kecil
yang mudah diserap tubuh. Pankreas mencerna 3 jenis enzim yang memisahkan
karbohidrat dari gula, memecahkan protein menjadi asam amino dan mengubah lemak
menjadi asam lemak serta gliserin. Empedu dari hati dan kandung empedu berisi
garam empedu yang membantu menyerap asam lemak dan gliserin.
Hati Berfungsi Sebagai
Penyaring Racun
Hati
berfungsi sebagai penawar racun, atau pembersih. Hati memiliki dua sumber darah
yaitu sekitar seperempat dari darah meninggalkan paru-paru dan jantunng penuh
mengandung oksigen, namun sebagian besar darah yang mencapai hati berasal dari
usus (Lambung, usus, halus, dan usus besar ) dan pankreas melalui pintu/jalur
pembuluh darah halus. Darah ini mengandung sedikit oksigen dan lebih banyak
mengandung zat-zat yang berasal dari makanan yang telah dimakan. Darah dari dua
sumber tersebut bercampur di hati dan meninggalkan hati melalui pembuluh nadi
hati ketika kembali ke paru-paru dan jantung, hingga lengkaplah perjalanan
kelilingnya. Dengan cara seperti ini, hati berfungsi sebagai penyaring, untuk
melindungi tubuh, sel kupffer adalah sel-sel hati khusus yang dapat
menghancurkan zat-zat berbahay seperti bakteri, virus, dan zat kimia beracun,
juga zat-zat lain yang berbahaya bagi tubuh.
Zat-zat yang telah disarng dikeluarkan ke empedu, dan berakhir di
kotoran.
Fakta Tentang Hati
Manusia
§
Hati terdiri dari 80% sel hepatosit yang dapat
menyimpan, mengeluarkan, dan mengubah zat-zat dalam jumlah yang menakjubkan,
sehingga sel yang selalu sehat amatlah penting bagi manusia
§
Apabila hati terluka, sel lainnya dapat
meningkatkan ukuran dan mengambil alih fungsi sel-sel yang luka.
§
Hati memiliki kapasitas cadangan yang luar biasa
besar, meskipun sudah terluka, misalnya karena virus atau alkohol.
§
Hati mengeluarkan garam empedu untuk membantu
mencerna lemak makanan
§
Hati mengeluarkan bilirubin, zat warna /pigmen
kuning yang berasal dari sel darah merah yang tua
§
Hati menyimpan glukosa, protein, vitamin dan
lemak serta mengeluarkannya kedalam darah bila tubuh mebutuhkan
§
Membuat albumin, suatu protein yang membawa
berbagai zat ke bagian lain tubuh dan mengatur aliran air yang masuk dan keluar
dari pembuluh darah
§
Hati membentuk berbagai zat yang mengatur
pembekuan darah
§
Hati membuat kolesterol dan mengubahnya menjadi
garam empedu
§
Hati mematikan zat-zat yang berbahaya (racun)
dalam makanan
§
Hati mengubah obat-obatan
§
Hati memetabolisasi alkohol
§
Hati merupakan bagian penting dari sistem
kekebalan (Imunitas)
Gangguan hati dapat
mengakibatkan:
§
Hati tidak bisa sembuh dan akan berkembang
menjadi gagal hati
§
Tidak mampu menyaring racun yang masuk dari
usus, bila racun mencapai otak maka akan mengakibatkan gangguan
§
Obat-obatan yang mmengalami metabolisme di
hati dapat menimbulkan masalah meskipun diberikan dalam takaran biasa.
§
Sel hati
tidak dapat memproduksi zat pembeku darah, hal ini dapat menyebabkan pendarahan
di usus, menimbulkan luka memar, dan pendarahan otak atau stroke.
§
Menyebabkan varises, yaitu pendarahan pada
pembuluh darah besar
§
Menyebabkan ascites, yaitu cairan yang menumpuk
didaerah perut.
§
Bila jumlah cairan terlalu banyak, dapat
mempengaruhi ginjal yang memperberat resiko gagal ginjal.
Baca Juga :
Kerusakan Hati
Sakit Kuning
Hepatitis A
Hepatitis B
Baca Juga :
Kerusakan Hati
Sakit Kuning
Hepatitis A
Hepatitis B
Tag :
Kesehatan,
Sakit Kuning
Sakit Kuning
Sakit
Kuning ditandai dengan kulit dan kornea mata yang tampak menguning. Sakit
kuning disebabkan oleh bertambahnya bilirubin, zat warna kuning yang merupakan
hasil buangan dari sel darah merah yang rusak. Biasanya hal itu dikeluarkan
oleh hati. Namun manakal hati mengalami kerusakan, ia tidak akan mampu
mengeluarkan bilirubin dalam jumlah normal yang dihasilkan oleh tubuh, dan
timbulah sakit kuning. sakit kuning yang tidak parah jarang disadari seseorang
yang mengalaminya. Pada orang dewasa, jumlah bilirubin yang terakumulasi
biasanya tidak akan menimbulkan masalah besar, namun hal ini akan menimbulkan
masalah serius jika terjadi pada bayi
yang baru lahir, karena dapat menimbulkan kerusakan otak yang parah.
Gejala Sakit Kuning
Semua tanda-tanda penyakit kuning dibawah ini tergantung
pada penyebab penyakit kuning.
§
Pada sakit kuning jenis tertentu air seni
menjadi berwarna keruh atau seperti teh.
§
Beberapa orang penderita dapat juga mengalami
gatal-gatal.
§
Demam
§
Kelelahan
§
Nyeri perut
§
Kehilangan selera makan
Diagnosis Sakit
Kuning
§
Ada atau tidak konsumsi alkohol, pengobatan,
riwayat keluarga dengan penyakit hati/ virus hepatitis.
§
Pemeriksaan daerah perut untuk melihat apakah
hati membesar , dan mencari tanda-tanda fisik lainnya dari fungsi hati yang
tidak normal.
§
Pemeriksaan fungsi hati (LFTs) yaitu pemeriksaan
darah untuk mendeteksi ketidaknormalan hati lainnya. ( Pengukuran tingkat dan
jenis bilirubin, dan pengukuran peradangan serta luka dari sel hati )
§
Pemeriksaan khusus sinar – X dan darah lebih
lanjut.
Baca Juga :
Cara Kerja Hati
Kerusakan Hati
Hepatitis A
Hepatitis B
Baca Juga :
Cara Kerja Hati
Kerusakan Hati
Hepatitis A
Hepatitis B
Tag :
Kesehatan,
Hepatitis B
Hepatitis B
Hepatitis B merupakan infeksi hati yang lebih parah
dibanding hepatitis A. Virus hepatitis B menyebabkan infeksi menahun pada
sekitar 300 juta orang diseluruh dunia. (Hampir 5% dari seluruh populasi
penduduk dunia. )
Penularan Hepatitis B
Melalui darah
Virus hepatitis B ditemukan terutama dalam darah, dan
ditularkan melalui darah yang tercemar. Tidak seperti hepatitis A, virus
hepatitis B tidak ditemukan dalam air seni, keringat, atau kotoran, meskipun
virus ini terdapat dalam cairan tubuh lain seperti air mani dan air liur. Pada
umumnya virus hepatitis B menular melalui transfusi darah yang terkontaminasi.
Melalui jarum suntik
Virus tersebut juga disebarkan melalui jarum suntik yang
terkontaminasi dengan darah. Orang-oranng yang beresiko adalah :
·
Petugas medis (Mungkin tanpa sengaja tertusuk
jarum suntik)
·
Pengguna narkoba yang memakai jarum suntik
bersama-sama
·
Pengguna akupuntur
·
Pengguna jarum tato
Melalui hubungan
seksual
Hubungan seksual dapat menularkan hepatitis B melalui air
liur ( saat berciuman/french kiss ), air mani, dan darah (Hubungan seksual kadang
menyebabkan lecet yang akan mengeluarkan darah pada bagian kelamin, hal ini dapat
menjadi jalan masuk bagi virus hepatitis B jika tidak menggunakan kondom ).
Orang yang beresiko :
·
Orang heteroseksual yang memilliki banyak
partner sex
·
Lelaki homoseksual
Melalui kelahiran
Virus dapat ditularkan dari ibu ke bayi pada saat atau
sekitar waktu kelahiran.
Penularan hepatitis B
Kronik
Diagnosis dari infeksi kronik terjadi ketika virus telah
terdeteksi dalam darah beberapa kali selama jangka waktu 6 bulan. Sebagian
besar orang yang menderita hepatits B kronik merupakan pembawa virus yang
terlihat sehat dan tidak menampakan gejala serius.
Pencegahan Hepatitis
B
Tidak memakai jarum suntik, jarum tato, sikat gigi, atau
pisau cukur secara bersama-sama.
Diagnosis Bepatitis B
Karena gejala-gejalanya hanya sedikit, kebanyakan orang
tidak menyadari dirinya telah terinfeksi hepatitis B. Hanya sekitar
seperempatnya akan menunjukan gejala yang sama dengan penderita hepatitis A
(kehilangan nafsu makan, kelelahan, demam ringan, atau sakit kuning.) dan
bahkan sejumlah kecil akan menjadi hepatitis B akut. Penularan mungkin hanya dapat dideteksi pada
waktu pemeriksaan darah yang menunjukan fungsi hati yang tidak normal, atau
ketika dilakukan pemeriksan khusus untuk virus ini.
Vaksinasi Terhadap
Hepatitis B
Ada vaksin hepatitis B yang aman dan efektif. Vaksinasi
interferon dibutuhkan untuk penderita hepatitis B kronik. Penderita hepatitis B
biasanya diberikan 5-10 juta unit interferon 3 kalli seminggu. interferon juga digunakan untuk penderita
hepatitis C.
Orang yang membutuhkan vaksinasi hepatitis B :
·
Orang yang tinggal atau memiliki hubungan
seksual dengan penderita hepatitis B kronik
·
Petugas medis
·
Pekerja sex komersial
·
Lelaki homoseksual dengan banyak partner sex
·
Orang yang kerap memerlukan transfusi darah atau
produk darah
Pengobatan Hepatitis
B
Pengobatannya mirip dengan hepatitis A
·
Diet rendah lemak
·
Cukup istirahat
·
Penuhi kebutuhan gizi
·
Tidak mengkonsumsi alkohol
Bila gejalanya ringan anda dapat dirawat dirumah, namun bila
sebaliknya apalagi jika sampai timbul penyakit kuning maka anda harus
mendapatkan perawatan dirumah sakit atau penanganan yang intensif.
Baca juga :
Tag :
Kesehatan,
Mengenal Hepatitis
Hepatitis A
Virus
hepatitis yang berbeda tersebar dengan cara yang berbeda –beda pula. Virus
hepatitis a biasanya berkembang dengan baik di dalam sel hati, virus tersebut
masuk kedalam usus melalui empedu kemudian dikeluarkan melalui kotoran. Virus tersebut
dapat ditularkan ke orang lain dari mulut melalui makanan atau minuman yang
terkontaminasi atau tidak bersih, juga karena tidak mencuci tangan setelah
buang air besar. Virus ini tidak disebarkan oleh cairan tubuh lainnya seperti
air liur atau air seni.
Penularan
hepatitis kemungkina besar terjadi diantara anggota keluarga atau orang yang
tinggal bersama dalam suatu institusi, seperti asrama atau losmen. Virus ini
dapat menyebar dengan cepat karena biasanya orang terjangkit tidak menampakan
gejala. Virus hepatitis A sudah ada di kotoran sebelum awal dari gejala
kira-kira tenggang waktu antara munculnya virus dan berkembangnya gejala dalam
2-6 minggu. Gejala dapat berbeda tergantung pada usia. Pada anak kecil biasanya
tidak menampakan gejala, sementara untuk orang tua sering disertai dengan
penyakit kuning seirirng dengan munculnya gejala. Berikut gejala-gejala
hepatitis
Gejala Hepatitis A :
·
Mual
·
Kehilangan nafsu makan
·
Muntah
·
Demam ringan
·
Kelelahan
·
Nyeri sendi
Dokter biasanya akan melakukan
diagnosis melalui pemeriksaan darah.
Imunisasi Terhadap
Hepatitis A
Imunisasi
yang akan dilakukan terhadap infeksi hepatitis A dapat dilakukan dengan dua
jenis yaitu suntikan immune globulin dan
vaksinasi havrix.
Immune globulin
Suntikan
immune globulin harus diulang bila seseorang merencanakan untuk tinggal di
daerah yang rawan hepatitis (Negara yang banyak pengidap hepatitis, asrama,
lembaga-lembaga yang berhubungan dekat dengan orang, dll) lebih dari 4-6 bulan.
Havrix
Havrix
memberikan kekebalan selamanya terhadap hepatitis A, selain itu vaksinasi ini
juga aman dan efektif. Dibutuhkan tiga kali suntikan, suntikan awal, suntikan
kedua setelah 2-4 minggu kemudian suntikan terakhir 6-12 bulan kemudian.
Pencegahan Hepatitis
A
·
Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
·
Memenuhi kebutuhan gizi untuk memperkuat
imunitas
·
Biasakan mencuci tangan dengan sabun untuk
mencegah penyebaran virus hepatitis A
·
Bila telah terkena virus dianjurkan untuk
mendapatkan suntikan globulin (Aman untuk segala usia dan ibu hamil)
Bila seseorang mendapat suntikan globulin dalam dua minggu
sejak terkena virus, kemungkinan orang itu tidak akan terkena infeksi virus
hepatitis A, tetapi ia tidak akan menjadi kebal terhadap kemungkinan infeksi
hepatitis A yang datang kemudian. Karena itu seseorang perlu mendapatkan
vaksinasi hepatitis A bila ada kemungkinan ia terkena virus lagi. Beberapa
orang yang mendapat kekebalan globulin masih menampakan hepatitis A, tetapi
gejalanya ringan. Bila hal ini terjadi, seseorang tersebut akan menjadi kebal terhadap
serangan virus hepatitis A.
Pengobatan Hepatitis A
·
Gaya hidup sehat (Cukup stirahat, rendah lemak,
diet kaya karbohidrat, cukup asupan cairan dan tidak mengkonsumsi alkohol)
·
Hindari makanan berlemak seperti keripik,
keringan, biskuit, pastri, coklat, krim, mentega, margarin, dan makanan yang
digoreng.
Orang yang menderita hepatitis A kemungkinan tidak memerlukan
rawat inap kecuali jika ia tidak dapat menjaga cairan tubuh secukupnya saja dan
ada bahaya dehidrasi, dan bila ada tanda-tanda lain dari penyakit hati yang
serius seperti kekacauan jiwa atau pembekuan darah yang tidak normal.
Kesembuhan total akan terjadi dalam waktu 1-2 bulan, meskipun kadang-kadang
kesembuhan butuh waktu sampai 6 bulan. Hepatitis A tidakmenimbulkan kerusakan
hati jangka panjang atau infeksi kronik yang serius, meskipun pada kasus yang
jarang terjadi hal ini dapat menyebabkan hepatitis akut yang lebih parah dan
menyebabkan gagal hati.
Baca Juga :
Hepatitis B
Sakit kuning
Cara Kerja hati
Kerusakan Hati
Baca Juga :
Hepatitis B
Sakit kuning
Cara Kerja hati
Kerusakan Hati
Tag :
Kesehatan,





