Jumat, 12 Juli 2013











Kerusakan Hati

Selain hepatitis kerusakan hati juga dapat mengalami sirosis dan hati berlemak yang akan dibahas dalam ulasan berikut ini :

Hati Berlemak

Lemak /Lipids berada dalam tubuh sebagai kolesterol, trigliserin, atau asam lemak. Hati memproses lemak sehingga dapat digunakan oleh tubuh. Maka penyakit hati dapat mengarah pada jumlah lemak yang tidak normal yang terakumulasi dalam hati, dan menimbullkan masalah. Hati berlemak disebut juga steatosis atau steatohepatitis.

Penyebab Hati berlemak

§  Konsumsi alkohol
§  Pengobatan kortikosteroid (Obat anti peradangan untuk pengobatan atritis dan penyakit lain)
§  Diabetes
§  Kegemukan (obesitas)

Diagnosis Hati Berlemak

§   Biopsi Hati (Sepotong kecil sayatan hati yang diperiksa dibawah mikroskop, dapat mengidentifikasi jumlah lemak yanng tidak normal danperadangan yang diakibatkannya)
§   Ultra sound ( Melihat lemak hati yang berlebihan, pemeriksaan dimana gambar organ tubuh dapat dilihat melalui gelombang suara)
§   CT scan (Hasil sinar –X melalui komputer khusus)
§   Penderita biasanya merasa kurang nyaman pada bagian atas perut

Penanggulangan dan Pencegahan

Hati berlemak sebenarnya tidaklah berbahaya dan biasanya tidak memerlukan perawatan kecuali menghindarinya.
§  Tidak mengkonsumsi alkohol
§  Diet lemak
§  Dapatkan berat badan ideal

Sirosis
 
Sirosis merupakan bentuk luka hati yang lebih parah dibanding hepatitis atau hati berlemak. Sirosis meninggalkan parut dan hati kehilangan banyak sel normalnya. Kerusakan yang ditimbulkan biasanya tidak dapat pulih. Bila sirosi tersebut parah, sebagian besar struktur hati yang normal mengalami perubahan bentuk atau menjadi hancur. Hal ini dapat menimbulkan masalah penting, termaksud pendarahan usus, pembekuan darah yang tidak normal, menumpuknya cairan yang berlebihan dalam perut dan kaki serta kekacauan fikiran karena hati tidak dapat lagi menyaring racun.

Penyebab Sirosis

§  Konsumsi alkohol berelbihan
§  Virus hepatitis kronik
§  Pemakaian obat-obatan tertentu dalam dosis tinggi yang terus menerus
§  Menumpuknya zat besi yang tidak normal dalam sel hati (Hemokromatosis)
Namun kadang penyebab sirosis tidak ditemukan meskipun telah dilakukan berbagai pemeriksaan . dalam hal ini sirosis disebut kriptogenik, yang berarti tak seorangpun tahu penyebabnya. Salam banyak hal, sirosis tidak dapat disembuhkan , tetapi penderita dapat hidup bertahun-tahun tanpa komplikasi yang jelas. Gejala-gejalanya mungkin terkendali melalui diet dan obat.

Baca Juga :


- Copyright © True Borneo - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -